Epson Klaim Tetap Menguasai Pasar Printer dan Proyektor di Indonesia
FaktaSehari – Epson mengklaim masih memimpin pasar printer dan proyektor di Indonesia hingga kuartal III-2025 (Oktober-Desember). Klaim ini disampaikan oleh Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang, pada acara Media Gathering yang berlangsung di The Berkeley Hotel, Pratunam, Bangkok, Thailand, Kamis (12/2/2026).
Pangsa Pasar Printer Epson di Indonesia
Menurut Khiang, berdasarkan data dari firma analisis IDC, Epson memimpin pasar printer dengan pangsa pasar 71 persen di segmen inkjet. Untuk segmen ink tank, Epson bahkan mencatatkan pangsa pasar lebih besar, yaitu 75 persen pada kuartal III-2025.
Khiang menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari permintaan tinggi terhadap printer tangki tinta, khususnya seri L yang sudah dikenal luas di Indonesia. “Printer L-Series tetap menjadi ‘tulang punggung’ bisnis kami di Indonesia karena hemat biaya cetak dan memiliki daya tahan yang baik,” ujar Khiang.
Kebutuhan Cetak Tinggi di Pasar Indonesia
Menurut Khiang, karakter pasar Indonesia yang masih membutuhkan volume cetak tinggi untuk dokumen membuat printer ink tank tetap relevan. Meski tren digitalisasi berkembang, perangkat cetak tetap dibutuhkan. Selain itu, biaya operasional yang rendah menjadi pertimbangan penting bagi konsumen.
Dominasi Epson di Pasar Proyektor
Di luar printer, Epson juga menguasai pasar proyektor di Indonesia. Berdasarkan data dari FutureSource Consulting, pangsa pasar Epson di segmen proyektor mencapai 75 persen pada kuartal III-2025. Khiang mengatakan bahwa meski digitalisasi berkembang, kebutuhan akan proyektor masih ada, terutama di ruang kelas dan ruang rapat perusahaan.
“Fleksibilitas ukuran layar, efisiensi biaya, dan kemudahan pemasangan menjadi alasan mengapa proyektor masih banyak dipilih di Indonesia,” tambahnya.
Strategi Epson di Pasar Indonesia
Epson melihat Indonesia sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara untuk produk printer dan proyektor. Ke depan, Epson akan terus fokus pada pengembangan produk yang efisien dan relevan dengan kebutuhan pengguna di Indonesia. “Strategi kami tetap sama, menghadirkan produk yang efisien dan sesuai kebutuhan,” tutup Khiang.
Dengan penguasaan yang kuat di pasar printer dan proyektor, Epson tetap menjadi pemain utama dalam industri teknologi pencetakan di Indonesia.


